Video yang bikin kamu BERHENTI nge-ROKOK !

17.54 / Diposting oleh Abu Yahya al-Kadiri / komentar (0)

Tags: , ,



Video ekstraksi kandungan “Tar” dalam rokok!

Keterangan video:

Uji coba dilakukan untuk mengekstrasi tar dalam 400 batang rokok, kemudian lihatlah airnya yang lambat laun menghitam.Kemudian, air beracun tersebut direbus agar molekul air menguap dan yang tersisa adalah tar-nya. Pada akhir video disebutkan bahwa tar akan terbawa masuk ke paru-paru melalui asap rokok yang dihirup dan akan tertinggal di sana. Inilah yang menyebabkan kangker paru-paru. Tar terdiri dari racun-racun berbahaya berbagai “merek”… Masih mau ngerokok ?? rasakan akibatnya nanti.. STOP POLUSI!

Read more.... Label:

Makanan Balita - Nasi Tim Kakap

21.01 / Diposting oleh Abu Yahya al-Kadiri / komentar (0)

Makanan Balita - Nasi Tim Kakap
Oleh: Abu Yahya8211


Setelah melewati masa ASI eklusif selama 6 bulan, kebutuhan gizi bayi semakin meningkat dan diperlukan nutrisi tambahan agar bayi dapat berkembang optimal. Resep Nasi Tim Kakap mengandung nutrisi lengkap, cocok diberikan untuk balita usia di atas satu tahun.Resep/Dapur Uji/Foto/Food Stylist: Budi Sutomo.
Bahan:200 g beras, cuci, tiriskan 100 g kakap, cincang halus 600 ml kaldu ayam/air 50 g tomat, potong dadu 60 g brokoli, potong-potong2 sdm saus tomat1 sdm keju parut¼ sdt garam halus¼ sdt lada halus2 siung bawang putih, cincang kasar

Cara Membuat:
1. Didihkan kaldu/air, masukan beras, aduk rata. Masak hingga seluruh cairan terserap habis dan berass agak lunak. Angkat.
2. Campur aron beras dengan daging kakap cincang, tomat, brokoli, keju parut, saus tomat, bawang putih, lada dan garam. Aduk rata.
3. Masukkan aron beras ke dalam pinggan tahan panas. Tim hingga beras lembut. Angkat, hidangkan hangat.
Untuk 3 Porsi

Fillet Ikan Kakap:Filet ikan kakap bisa diganti dengan ikan tuna, salmon, gurami, gindara atau ikan lain berdaging tebal namun tidak banyak durinya. Setiap 100 g ikan kakap mengandung energi 86 kkal, protein 20 g, lemak 0.7 g, mineral 2.3 g, kalsium 20 mg dan fosfor 200 mg.
Source:http://budiboga.blogspot.com/2009/01/makanan-balita-nasi-tim-kakap.html

Read more.... Label:

Bagaimana Membedakan Madu Asli atau Palsu?

05.18 / Diposting oleh Abu Yahya al-Kadiri / komentar (0)

Oleh: Abu Yahya8211
Bagaimana Membedakan Madu Asli atau Palsu?
Saat ini banyak sekali beredar madu palsu. Namun, dengan mengerti sifat dan kandungan madu, dapat dinilai mana madu yang “asli” dan “palsu”, serta kualitas madu apakah baik atau jelek..
1. Pemalsuan JUMLAH, dilakukan dengan menambah volume madu “asli” dengan madu “palsu”, misalkan mencampurkan gula/madu buatan yang relatif lebih murah untuk kemudian diaduk.
2. Pemalsuan MUTU, biasanya dilakukan dengan mengubah kadar air madu yang tadinya tinggi, lalu diturunkan dengan pemanasan.
3. Pemalsuan MENYELURUH, yakni madu yang diklaim “asli” padahal sebenarnya 100% buatan, jadi bukan madu yang nerasal dari lebah dengan komposisi aslinya.

Secara kasat mata memang sulit membedakannya, diperlukan pengujian kuantitatif untuk memastikan keaslian madu. Lewat uji kuantitas, madu dapat diperkirakan dipalsukan atau ditambahkan sesuatu apabila; kadar sukrosa madu naik, kadar enzim naik/turun, kadar abu menjadi naik/turun, daya hantar listrik naik, kandungan pollen dalam sedimen turun, kandungan mineral turun, aroma dan rasa berubah, kandungan HMF (Hidroksi metal Furfuraldehid) berubah, kadar protein turun, warnanya terang, madu mengandung PbCl2, PbSO4, anion dan kation.
Kandungan HMF yang merupakan produk pemecahan glukosa dan fruktosa pada madu asli maksimal 3 mg/100 gram. Madu asli juga memiliki keasaman (pH) yang tetap berkisar 3,4-4,5, sedangkan pH madu palsu 2,4-3,3 atau diatas 5. Aktifitas enzim diastase pada madu asli yang berkualitas minimal 5 dengan rasio Kalium(K) dan Natrium(Na) sekitar 4,0. Pada madu palsu rasionya 0,05-0,1. Madu asli memiliki sifat khas memutar optic ke kiri yang bisa diperiksa dengan alat polarimeter.
Secara sederhana, madu asli dan palsu dapat dibedakan dengan melihat ciri khas fisis madu asli sebagai berikut :
1. Cara pertama, meneteskan madu pada selembar kertas. Madu palsu akan mudah terserap kertas karena kandungan airnya tinggi.
2. Cara kedua, dengan mengocoknya. Madu asli akan membentuk gas atau uap air jika dikocok.
3. Cara ketiga, mencampurnya dengan telur ayam/bebek. Madu asli yang diaduk bersama telur akan membentuk gumpalan dan rasa telur berubah menjadi seperti sudah digoreng.
4. Cara keempat, dituang ke wadah berisi air. Madu asli akan langsung jatuh ke dasar wadah, sedangkan madu palsu cenderung akan menyebar.
Sayangnya, saat ini banyak madu palsu yang menyerupai madu asli hingga cara-cara tersebut hanya bisa sebagai bahan pertimbangan saja. Tipsnya adalah dengan membeli madu di tempat yang sudah terpercaya. Bila terpaksa membeli di tempat lain, bandingkan apakah harganya tidak terlalu beda jauh dengan madu sejenis dari merk lain. Jika harganya sangat murah, bias jadi madu tersebut adalah madu buatan.
Semoga bermanfaat.

Source:http://kaahil.wordpress.comSumber : Buku Terapi Madu, penulis dr.Adji Suranto,SpA. Penerbit Penebar Swadaya, Jakarta, 2007.

Read more.... Label: